Postingan

Menampilkan postingan dari Maret, 2025

Untuk Wanita yang Surga Berada di Bawah Telapak Kakinya

  “Nak, semoga mendapatkan jalan untuk mencapai cita-cita yang diinginkan. Ilmu itu luas. Teruslah belajar dan jangan mudah puas! Tujuan utama tetaplah ridho Allah.” Ucap seorang wanita berhati mulia.  Aku terpaku. Terus membaca ulang empat kalimat ajaib tersebut. Memejamkan mata. Lalu menyimpannya di storage terbaik, memori! Benar kata orang bijak, kata-kata memiliki kekuatan yang lebih hebat daripada senjata paling canggih sekalipun. Dengan kata kata-kata, sanggup membuat sebuah negara hancur lebur. Hanya dengan kata-kata, sanggup membuat dua orang saling membunuh. Dan kabar baiknya, kata-kata bisa mengubah kehidupan seseorang 180 derajat lebih maju dari sebelumnya.  Begitupun dengan 4 kalimat ajaib tersebut yang mampu membuat satu titik kobaran api semangat itu muncul dalam diriku. Yang kian hari makin membesar kobaran api semangat itu. Lewat 4 kalimat ajaib tersebut juga yang mampu menggerakkan kaki ini untuk menjelajahi sedikit demi sedikit ciptaan-Nya yang indah ini...

Terima kasih Juni

Tanpamu,  Tidak akan ada puisi ‘Hujan Bulan Juni’ Tanpamu,  Tidak akan ada lagu ‘Satu Hari di Bulan Juni’ Tanpamu, Tidak Akan ada lagu ‘Dingin di Bulan Juni’ Tanpamu,  Tidak akan ada puisi ‘Selamat Datang Juni’ dan tanpamu,  Tidak akan ada puisi ‘Juni Kelabu’ Duhai Juni Aku tidak akan sepenuhnya percaya Cerahmu nanti memang memesona Tapi siapa yang tahu di mana akhir dari cahaya Perjalanan masih jauh, tapi aku akan berjuang menggapai nirwana ** June, 2023

From the river to the sea, Palestine will be free.

Penjajahan yang dilakukan oleh zionis itu seperti kanker yang menggerogoti Palestina. Perlu dilakukan operasi untuk menghilangkan kanker tersebut. Tentu saja, itu merupakan hal yang tidak mudah dan banyak yang harus dikorbankan. Namun, Melakukan operasi itu lebih baik daripada pasrah tidak melakukan usaha sama sekali.  Begitu juga dengan perjuangan rakyat Palestina. Banyak yang harus dikorbankan untuk mencapai kemerdekaan. Kehilangan nyawa, harta, keamanan, masa depan. Tapi itu adalah yang terbaik daripada hanya diam.

Nasihat Seseorang

  "Hati-hati! Dunia barumu ini berbeda dengan duniamu saat masih putih abu." Katanya di suatu hari menasehati.  "Di duniamu yang dulu mungkin hanya ada 2 jenis manusia. Hitam & putih. Namun, di dunia baru mu ini akan ada satu jenis tambahan manusia. Ada yang hitam, putih, dan abu-abu. Yang ketiga inilah yang berbahaya. Ia terlihat care di depanmu, namun nyatanya sangat gencar menjatuhkan mu dari belakang. Jadi, berhati-hatilah!" Imbuhnya lagi.  Aku sampe hafal kalimat tersebut. Bukan hanya sekali dia mengucapkannya. Berkali-kali. Dia bahkan sudah sangat mirip dengan ibuku. Bawel. Aku hanya mengangguk-ngangguk saja meng'iya'kan pesannya.  "Kau tau, kata orang bijak jangan pernah memberikan kepercayaanmu 100% kepada orang lain. Bahkan gigi sendiripun pernah menggigit lidahmu sendiri? Benar bukan?" Dia menambahkan lagi.  Aku tersenyum sendiri mendengarnya. Senang sekali dikelilingi oleh orang-orang yang begitu peduli terhadapku. Ada banyak sekali ...

Ambil Jeda Sejenak

Ada sesuatu yang sangat penting namun kebanyakan sering dilewatkan oleh manusia.  Refleksi. Atau dalam islam kita mengenalnya dengan Muhasabah.  Terlalu sering berada di keramaian memang tidak baik. Hal tersebut membuat kita susah mendapatkan ketenangan. Karena untuk mengenal diri sendiri pun butuh energi kedamaian yang sangat luar biasa.  Dengan refleksi kita bisa mengevaluasi ulang, apakah selama ini aku sibuk atau produktif? Memang apa bedanya?  Produktif itu ketika kamu melakukan banyak sekali kegiatan dan ada output atau hasil nyata dari kegiatan tersebut. Namun saat kamu merasa sangat padat, lelah, tapi gak menghasilkan apa-apa, hati-hati! Itu artinya kamu orang sibuk bukan produktif.  Juga yang sangat penting, tanyakan pada sosok yang ada di hadapan cermin tersebut? Apakah dengan semua kelelahan yang ia dapat karena kegiatannya tersebut lantas membuatnya bahagia? Jika dia lelah namun bahagia, berarti dia ada di jalur yang tepat! Namun...  Terlalu ba...

Apakah Aku Idealis?

Apakah aku masih bisa dianggap sebagai seorang idealis? Ketika diluar sana aku menggembor-gemborkan tentang pentingnya pendidikan. Ketika dalam tulisan-tulisan aku menyuarakan tentang pendidikan merupakan hak semua orang. Tapi ketika dihadapkan dengan kejadian yang sebenarnya. ketika di lingkunganmu banyak yang tidak bisa melanjutkan pendidikan karena ketidakmampuan biaya.. Dan kamu sendiri tidak bisa berbuat apa apa. Tidak bisa membantunya. Apakah ini masih bisa disebut idealis atau hanya sebatas omong kosong belaka? Ketika ilmu hanya menjadi sebagai pengetahuan kognitif semata. Lalu dimana letak kebermanfaatannya? Ada sesuatu yang salah dan masih banyak PR yang harus dikerjakan. *** 29 June 23

Andai Kita Bisa Memilih Jatuh Cinta pada Siapa

  "Kenapa harus aku?" Tanyaku dengan Mata Masih lurus ke depan. Menerawang. Menatap gedung-gedung pencakar langit ibu kota Dari kejauhan. Dari lantai 7 perpustakaan. "Karena kamu itu berbeda." Seulas senyuman tersungging di wajahnya. Sama sepertiku. Tatapannya lurus ke depan. Aku menguatkan cengkraman pada sebuah buku yang sedang kupegang. Menunduk. Mencoba mengulang-ngulang zikir dalam Hati agar bisa menata perasaanku.  "Kau Tau. Ini Kali pertamanya aku jatuh cinta. Aku selalu berdoa kepada-Nya agar ketika suatu saat aku jatuh cinta, aku ingin jatuh cinta kepada orang yang tepat." Dia mengehala nafas. Kemudian tatapannya beralih kepadaku yang masih Menunduk. "Dan aku bersyukur karena orang itu adalah kamu." "Aku hanya manusia biasa. Jangan menaruh harapan berlebih padaku." "Aku Tau. Makanya aku selalu memintamu kepada Rabbku." Aku memejamkan Mata. Menahan bulir Kristal yang berontak untuk keluar. Mengepalkan tangan. Mencoba m...

Rejection

 I'll share a piece of my experience this year, recently.  Sometimes, i feel bad, worried, and worthless cause i got so many rejections this year. Yeah, so many. Until i can't cry anymore, just, sculpt, exhale, and move. Idk what this feeling is.  For example, this first month, i applying some volunteer programs (it's like youth community). i'm very entusiast for joining this. Off course i prepare my essay, my cv, n other documents, n pay for commitment fee (It's quite expensive, but i think this my investment). my heart full of hope.  You know what happened the next? Failed. I didn't make it. That day, i feel sooooo bad. My head full of questions. Why? Why i got rejection? What Allah planning for me?  Until... in the the end of that month, i got my best gift from Allah. Something that i wish n dream since my childhood. Something that makes me cry cause full of happiness. something that I never thought would happen this soon.  n you know, both occur at the ...

Short Story "The Timeless Answer"

  “The Timeless Answer” Hallo, I’m Mars, a first-year student at International Technology University. A top technology university in the world. There are so many great alumni who graduated from my campus. Take Prof. Joyce from the Americas who invented an Artificial Rain Maker , Prof. Angkasa, a scientist who successfully made a plane to visit the planet Mars, and Prof. Mindsa, a psychology scientist who create a Mind Eraser. Right in my first year at International Technology University, I created a Love App . I mean, a meta-based app that is like real life. Nowadays, people are so busy with their jobs that they rarely think about getting married and having a life partner. Most of them choose to live alone without a partner. They think having children costs a lot of money. Consequently, the number of singles in the world has risen sharply. And it affects the decline of population in this world. Death cases are greater than birth cases. This worried the world government. Finally, th...