Postingan

Menampilkan postingan dari Mei, 2025

When the Sky Remembers Us

  When the Sky Remembers Us Wherever you are, whatever moment holds you close, tell me— we’re still beneath the same sky, bathed in the same golden hush of sunset, as the adzan drifts through the fading light. I feel you, not in the way eyes see, but in the way hearts remember— so near, as if distance was only a word, and miles were never real. My prayers rise, carrying your name like a sacred echo, crossing the silence of distance, until they find you, wherever your heart may rest. Our souls meet above the amber clouds, in that quiet space between longing and surrender, woven together in the rābiṭah we whisper after maghrib, when the world turns soft and sacred. And still— your name is hidden, unseen by my eyes, but known, perhaps, by the One who holds us both in every sujud.

Kita dan Langit yang Sama

" Kita dan Langit yang Sama" Sedang apa pun dirimu, di mana pun jejakmu berpijak, bisikkan saja padaku— bahwa kita tengah menatap langit yang sama, sunset yang serupa, dan lantunan azan yang menyentuh cakrawala senja… Aku bisa merasamu di sini, dekat, lebih dekat dari apa pun yang mampu dijangkau oleh jarak. Doaku menembus ribuan kilometer, menyusuri udara, menembus waktu— menuju hatimu. Jiwa kita terbang, menari di atas awan kolumbus berwarna jingga, bersatu dalam lirih doa robithoh yang kita panjatkan selepas magrib. Dan meski begitu, namamu masih ghaib bagiku. Namun aku yakin, namaku telah lama hadir di sujud panjangmu. ** Senja hari yang cerah 12,05,2025

Karena kita Hidup Hanya beberapa hari saja

 Jika memang kata sebagian sufi bahwa kita di dunia ini hanya mimpi. Atau bahkan Allah berfirman dalam kitab-Nya bahwa sejatinya manusia tinggal di bumi hanya beberapa hari saja. Jika memang begitu, aku ingin menjadikan hidupku yang hanya beberapa hari saja ini menjadi hidup yang paling bahagia dan penuh kenangan.  Aku sangat bersyukur, Dia mempertemukanku dengan orang-orang yang sangat amat baik. Turut mewarnai hidupku yang singkat itu di dunia yang memang fana ini. Ada yang hanya bertemu di fase tertentu saja, namun ada juga yang selalu membersamaiku di setiap fase. Orang-orang itu tidak pernah meninggalkanku dan membiarkanku sendiri.  Semoga Dia mencintai mereka yang mencintaiku. Menyayangi mereka yang menyayangiku. Dan menolong mereka yang pernah menolongku.  Semoga, di kehidupan yang kekal nanti, kami bisa kembali berkumpul. Mengenang apa yang telah kami lalui bersama di kehidupan yang fana sebelumnya. * 6 May 2025