Postingan

Menampilkan postingan dari Juni, 2025

Feeling Tosca

Pernahkah kau merasa begitu rindu terhadap perjumpaan dengan seseorang itu?  Seseorang yang bahkan kau pun tidak tahu siapa, ada di mana,  dan sedang apa.. Seseorang yang masih buram, Namun tak pernah luput dalam doamu. Apakah ini yang dinamakan perasaan Tosca itu?

Rindu

 Jika aku rindu, aku tinggal mencari tempat yang sepi. Lalu berkonsentrasi memutar kenangan-kenangan itu yang tersimpan rapi dalam memori terbaik. Aku tinggal menikmati rekaman kejadian-kejadian itu, orang-orang itu, tempat-tempat itu. Setelahnya tinggal kusimpan kembali pada memori terbaik. Untuk kukenang kapan-kapan.

JEDA

Kadang, yang perlu kita lakukan hanya mengambil jeda sejenak. Memperhatikan sekitar. Menonton kesibukan orang-orang yang tiada henti. Berlalu lalang bagai sebuah film kehidupan untuk ditonton. Untuk diperhatikan. Diambil pelajarannya. Dengan begitu, semoga bisa memberikan kita sedikit waktu untuk menghela nafas. Untuk memahami bahwa masa depan akan baik-baik saja. Janji kehidupan itu masih ada... Kehidupan yang terbaik. Bersama orang-orang terbaik. Menurut-Nya.

Global March to Gaza

 Bismillahirrahmanirrohim.. Mengenai Global March to Gaza, tidak sepatutnya kita malah saling berburuk sangka dengan sesama muslim hanya karena perbedaan pendapat. Ya, berbeda sudut pandang itu pasti, dan tidak bisa dihindari, tapi jangan sampai karena perbedaan itu membuat rasa belas asih sebagai saudara seiman itu hilang. Jangan sampai perbedaan ini membuat orang-orang di seberang malah girang bertepuk tangan, tertawa lebar. Jangan sampai, kawan. Malu. Kita tidak bisa menyalahkan siapapun...  Mereka, para aktivis kemanusiaan, mereka berhak kecewa dan marah. Bayangkan kawan, almost dari mereka itu non-muslim. Mereka sudah gerah menyaksikan genosida yang ia lihat tiap hari lewat genggaman tangan. Mereka merasa tdk cukup  untuk hanya berteriak di negaranya, demonstrasi. They need action. That's why mereka berinisiatif untuk datang ke mesir. kenapa mesir? karena logically, untuk bisa mengakses Gaza hanya bisa melalui 2 jalur. Lewat laut mediterania atau melalui perjalanan d...

Efek Domino Kebaikan

Ternyata memang benar, ketulusan bisa se-powerful itu. Ketika kita mendapat kebaikan dari seseorang yang tulus, maka dengan tanpa disadari kita pun akan menyebarkan kebaikan tsb kepada orang lain. Kebaikan hati mampu menggerakan hati yang lain. Terus berlanjut, seperti efek domino. Dan setiap orang yang hadir dalam hidup kita, memang memiliki misi untuk mengajarkan kita sesuatu. Dlm hal positif misalnya, kehadiran tsb dpt membantu menyiram hati kita yang cukup lama gersang. Atau sekedar mereboisasi sifat2 baik yang telah lama gundul.  Semoga kita menjadi orang2 yang meneruskan efek domino kebaikan itu. **

Sebuah Refleksi 24 Tahun

Mungkin kebanyakan orang berpikir bahwa hari ini, 8 Juni, aku bertambah usia. Namun justru hakikatnya hari ini usiaku berkurang 1 tahun. Lalu apalah esensi dari ucapan 'selamat' untuk berkurangnya waktu tinggal di bumi? Yang ada hanyalah refleksi dan reminder untuk sebuah 'kepulangan'.  Bukankah setiap kelahiran ada kematian? Setiap pertemuan ada perpisahan? Setiap awal ada akhir? Lantas, berapa lama lagi jatahku untuk merantau di dunia yang fana ini?  Mungkin hanya beberapa tahun lagi.. Atau beberapa bulan lagi.. Atau beberapa pekan lagi.. Atau beberapa hari lagi.. Atau beberapa jam lagi.. Atau beberapa menit lagi.. Wallahu a'lam. Semoga, saat waktu 'kepulangan' itu tiba, aku telah benar-benar siap dan sedang dalam keadaan yang baik.  Happy ending. Khusnul Khatimah.  ** Kadang aku suka bertanya-tanya, apakah kehadiranku di dunia ini membawa keberkahan untuk orang di sekitar ku? terkhusus keluargaku? atau justru hidup mereka akan lebih baik jika tanpa kehadi...