Postingan

Menampilkan postingan dari Januari, 2026

Cinta Paling Tulus

 Semakin dewasa semakin aku menyadari bahwa tidak ada laki-laki yang bisa mencintaiku sebesar cinta bapak kepadaku. Cinta yang tulus, rela berkorban, dan selalu ada untukku di setiap aku membutuhkan bantuan. Cinta yang tidak mengharapkan pamrih. Cinta yang menguatkan.  Juga, tidak ada sahabat setulus ibu. Selain perannya sebagai ibu, beliau juga merupakan sosok sahabat yang tidak pernah iri atas pencapaianku. Menasehatiku dengan tulus. Dan hanya beliaulah satu satunya perempuan yang menginginkan aku lebih bersinar dari dirinya sendiri.  Semuanya akan baik-baik saja selama aku bisa melihat senyum keduanya di dunia ini. *Bogor, 31-01-26

Selesai dengan Diri Sendiri

Apa makna kalimat "Selesai dengan Diri Sendiri"? Salah satu pelajaran terbaik yang aku dapatkan di tahun 2025 adalah ketika aku mendapatkan  jawaban dari pertanyaan tersebut. Sebuah pertanyaan yang selalu memenuhi kepala ku. Sampai aku membaca buku Leadership X, Y, Z karya Pak Anies Baswedan, Mas Dedi Wijaya, & Kak Sarah Ardiwinata. Apakah selesai dengan diri sendiri artinya menunggu diri kita sempurna? Tentu tidak. Karena kesempurnaan hanyalah milik Allah SWT. Selesai dengan diri sendiri maknanya adalah memiliki kendali untuk diri sendiri. Karena sampai kapanpun kita tidak akan 100% selesai memahami diri sendiri. Diri kita akan selalu tumbuh seiring berjalannya waktu.  Begitupun dengan makna hidup. Makna hidup kita akan berubah seiring berjalannya waktu. Seiring bertambahnya usia. Seiring bertambahnya tempat-tempat baru yang kita kunjungi. Seiring banyaknya orang-orang baru yang kita temui. Juga, seiring banyaknya pengalaman pahit-manis yang tentunya membentuk pola pikir...