Mengenai Kelahiranku Ke Dunia
Terkadang aku suka bertanya-tanya, apakah kehadiranku di dunia ini membawa keberkahan bagi orang lain? Terkhusus untuk keluargaku? atau justru malah membawa malapetaka bagi mereka?
Sampai usia 24 tahun ini, alhamdulillah aku masih bersama orang tua. Entah berapa tahun lagi aku akan tinggal bersama mereka. Satu atau dua tahun lagi?
Suatu saat aku akan meninggalkan rumah ini. Entah karena harus ikut suami atau karena maut yang menjemputku lebih dulu.
Apakah kehadiranku di kehidupan teman-temanku membawa impact positif bagi mereka? Atau justru mereka lebih senang bila aku tidak hadir?
Tapi, beruntungnya..
Aku memiliki mereka yang merasa bahagia dengan kehadiranku. Mereka yang tulus mencintaiku apa adanya. Mereka yang peduli denganku. Mereka yang sangat bersyukur bisa mengenalku.
Terutama kedua orang tuaku. Orang yang paling tulus mencintaiku. Orang yang tidak pernah iri dengan semua pencapaianku. Tempat pulang ternyaman. Aku hanya ingin waktu berbakti kepada mereka di dunia ini masih panjang. Banyak hal yang ingin ku lakukan untuk mereka. Mereka berhak bahagia di masa tua. Mereka terlalu lelah untuk menjalani dunia yang keras ini. Dari kecil mereka sudah ditempa kehidupan yang keras. Yatim sedari kecil. Aku hanya ingin mengangkat derajat mereka di dunia dan di akhirat.
Semoga mereka sehat selalu. Semoga mereka dilimpahkan keberkahan selalu.
Dan untuk diriku sendiri, terima kasih sudah memilih jalan ini. Jalan yang sepi, terjal, dan berbeda dari kebanyakan orang. Terima kasih sudah kuat dan survive sampai detik ini. You're deserve to get all the happiness in this dunya and akhirat.
In this age, i just wanna be more closer with You. Menjadi pribadi yang lebih baik dari sebelumnya. Memberikan impact positive bagi sekitar. Aku hanya ingin menjadi sebaik-baik hamba.
**
Ditulis pada 8 Juni 2025
Dipost pada 17 Juli 2026
Komentar
Posting Komentar