Definisi Hati

 

“Definisi Hati”

By Yuni Sulistiawati

 

Biarkan aku tenggelam di antara sajak-sajak puisiku

Biarkan aku menari di antara alunan-alunan simfoniku

Biarkan aku tertidur di antara tumpukan aksara-aksara hati

Yang tak dapat kudefinisikan sendiri

 

Biarkan saja..

Dinding-dinding sepi ini memenjarakanku

Mengurungku di antara ilusi-ilusi yang kuciptakan sendiri

Benar sekali!

 

Kadang mata iri kepada hati

Sebab hati bisa merasakan

Tapi mata tidak bisa melihat

Sosok adam yang dijanjikan Tuhan

 

Lalu seberkas cahaya itu datang

Memberi sedikit harapan di antara kegelapan malam

Menghilangkan dahaga sang musafir yang sedang kehausan

Di tengah gurun pasir harapan yang berkepanjangan

 

Namun, nestapa datang menyapa

Mengapa cahaya itu kembali meredup?

Mengapa pelangiku pergi tanpa permisi?

Meninggalkan mendung yang berubah menjadi hujan badai yang tak dapat kubendung

 

Boleh aku meminta?

Jika tuan memang tak pernah menganggapku rumah

Namun hanya sebuah tempat singgah dikala lelah

Lebih baik jangan pernah datang dengan wajah yang ramah

 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Cerita Purnama

Seni Bersyukur

Nasihat Mengenai Jodoh